BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Saturday, May 28, 2011

harga tidak membayar kualitas. kali ini.

cerita agak aneh pas gua makan sama cici gua and temen cici gua siang tadi di salah satu resto di daerah Jakarta. Resto ini jual ice cream ala Italia gitu dan makanan lainnya, dan cici gua pernah makan di cabang yang lain dan udah yakin ni resto enak. Tapi, mungkin tidak untuk kali ini.

Kita cari tempat duduk. Udah nyium hawa hawa aneh sebenernya. Tapi gak enak kalo minta pindah. Tiba tiba ada encim encim berjilbab gitu megang tangan gua. Gua kaget karena ngga liat dia pas masuk, gua asal nyelonong aja gitu, dia lagi duduk dan gua lagi lewatin dia.

"mau makan ya, dek?" dia nanya gua. gua cuma jawab "iya," sambil mesem mesem. hampir aja gua mau bilang, "nggak, mau beternak hamster di sini. bisa?"

akhirnya gue duduk. nih tempat duduk yang pilih temen cici gua jadi gua ikut aja, dan itu deket banget sama encim tadi. tiba tiba dia berdiri dan nanya ke kita,

"udah pernah makan di sini belom?" dia tanya.
"eh.. belom," temen cici gua jawab singkat. emang sebelumnya gak pernah ke situ, cuma ke cabang yang lain.
"oh.. KOK BERANI DATENG KE SINI?"

JLEB. AIH. Tiba tiba di kepala gua malah timbul pikiran, "apakah dia adalah salah satu pencuci otak?" atau "apa gua gak bisa pulang lagi setelah ke sini?" gua sedikit melotot ke encim itu.

mungkin karena kaget juga gua melotot kayak gitu dia cepat cepat menambahkan, "oh iya loh di sini murah murah makanannya," dia langsung ambil buku menuh dan meletakkannya di depan gua. "Nih mie gorengnya saya diskon dari 20.000 jadi 10.000, tom yam soup nya juga, dari 40.000 jadi 20.000 aja, tapi gak bisa nawar lagi, udangnya lagi mahal, ini pake udang loh!" gua ngedumel dalem hati, "curhat lagi, lo! gua tau tom yam ada udang.."

terus dia malah promosi, "saya ini guru mandarin, &*%#&O&@O*&#^@ (dia ngerocos ngomong mandarin yang gua ga nangkep sama sekali. tapi kata cici gua dia bilang "Ni Hao" bla bla) gua cuma bengong. terus dia bilang, "saya lagi promo buat study tour ke China. GRATIS, GAK USAH BAYAR apa apa lagi, tapi bayar sendiri pesawatnya LIMA JUTA."

gue diem, semua hening. terus dia lanjut, "kalian sekolah di mana?" cici gua jawab, "itu di *^&(%&% (sensor).." terus dia bilang, "oh iya, semuanya sekolah di sana?" supaya cepet dijawab aja "iya.."

akhirnya dia ngerocos dikit terus dia balik duduk. Kita pesen makanan. Gua galau mau pesen apa, gua malah pengen Magnum tapi gak mungkin jual, akhirnya cici gua pesenin Chocolate Banana Split. Dia sama temennya pesen apa gitu, gua lupa namanya. Yang jelas gak penting.

Beberapa menit pesenan dateng. Gua makin gak niat makan. Beneran. Gua coba makan dikit dikit. Swt, coklatnya pahit amat.. Gua mau buang takut dibakar ama encim tadi. Gua tahan tahanin. Cici gua bilang "kok cepet amat ya mencairnya, gini mah gua makan aer.." akhirnya kita ngobrol. Eh si encim berdiri lagi terus bilang "kalian bisa dengar SAYA PUNYA OMONGAN dengan mereka?" wow dialeknya china indonesia sekali. dia nunjuk sepasang suami istri terus bilang "mereka orang tua murid yang nanti anaknya ikut ke china, gimana kalian mau ikut tidak?" terus dia promosi lagi.. gua diem aja. daripada gua emosi repot ntar.


Akhirnya dia duduk. Terus ada seorang anak SMA atau SMP gitu masuk, kayaknya itu cucu si encim tadi. Dia duduk. Makan.
Akhirnya udah selesai makan ice cream biadab, meski toppingnya pahit abis. Kita berdiri mau bayar. Gua denger si anak lagi makan kayak bubur gitu terus bilang "ih mama, aku gak mau makan ini, banyak BINATANG nya!" mamanya cuma jawab "MAKAN AJA NAPA!" gua ngelirik ke mangkok dia. kayak ada semut semut gitu. GILA anaknya sendiri dimakanin begituan, gimana orang lain?
pas gua mau jalan keluar, si encim megang tangan gua lagi *genit ya?* terus bilang "xie xie...&*#$(& (gaktau bilang apa lagi)" gua cuma bilang "iya iya.." sambil mesem karena gua gak ngerti balesnya gimana..
gua langsung keluar. gua nyesel kenapa gak beli magnum aja drtd, lebih BERMUTU. gak bakal gua makan lagi di situ. GROARRRRRRRR

kata orang harga membayar kualitas? kali ini NGGAK SAMA SEKALI

Sunday, May 22, 2011

part 10

HEEEELLLOOOO!
back to this part, and even this is my favorite topic! Ndo-Elle Story ;) Setelah part 9 yg harusnya dilanjutin rekan gua, William, yg kedengarannya sedang sibuk. Theeen i'll write the part 10! yeah, i was thinking bunch of ideas about it ;)

then here we go...

***

Semenjak Ndo memutuskan utk pindah dari sekolah lamanya, meninggalkan Elle yang sampai saat ini belum memberi lampu hijau, Ndo bahkan sudah lulus dari home-schooling yang ia ambil tanpa pikir panjang..

Ndo pun gak pernah liat Elle dalam waktu yg cukup lama, mau liat foto mungkin bisa, tapi pasti tak terlalu banyak mengobati rindunya. Ditambah balada hilangnya handphone di mobil antar jemput membuat dia benar benar kehilangan akal untuk menghubungi Elle. "Dan kayaknya sms gue juga gak mungkin dibales.." ucap Ndo miris.

Sampai lebih dr setengah tahun gak pernah see her face officially, akhirnya pas Ndo iseng iseng main ke sekolah lamanya (diiringi 2 jenis "sambutan" 1. "Ndoo, apa kabar lo?" *dengan mata berbinar* 2. "Masih berani dateng ke sini, lo?" *dengan mata sinis*) Bahkan ada yang rela menyambut Ndo dengan, uh, sedikit memalukan. Ceritanya kawan lama Ndo, sebut saja Will yang lari dari kantin dan melihat sosok Ndo dr kejauhan langsung teriak teriak "Ndo! Ndo! Ndo!" *dan gak lihat lantai lagi di pel* tiba tiba... GUBRAK! dia jatuh dr lantai. Tengkurep. Semua hening.

Ndo cuma menjawab singkat pertanyaan yang berulang ulang terdengar "apa kabar lo?" "kutil lo gimana?" dan lain lain... tapi mata Ndo tetap mencari sosok yang sudah lama tak ia temui.. Dan yaaaaa. ketika Ndo dan teman temannya sedang duduk di dekat halaman sekolah, Elle melintas dari kantin, bersama teman-temannya, seakan akan dia bersinar sekali hari itu, Ndo memanggil dalam hati, tapi Elle pun tak sadar ada sepasang mata yg membahayakannya *ups*. Ndo tercengang. Teman teman Ndo berteriak, "Elle woy Elle! Nih ada Ndo!! Woi liat woy kesini!" Persetan tapi, Elle tak menoleh sama sekali. Ndo meringis.

***

Malam itu Ndo sedang mencoba bermain gitar barunya sambil browsing lagu yang mungkin bagus. Lalu dia menemukan sebuah lagu yang, ah, sangat nge beat tapi pas dengan hatinya.



I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

I was at the top and I was like I’m at the basement.
Number one spot and now she found her a replacement.
I swear now I can't take it, knowing somebody's got my baby.
And now you ain't around, baby I can't think.
Shoulda put it down. Shoulda got that ring.
Cuz I can still feel it in the air.
See her pretty face run my fingers through her hair.

My lover, my life. My shorty, my wife.
She left me, I'm tied.
Cuz I knew that it just ain't right.

I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

When I be ridin man I swear I see her face at every turn.
Tryin to get my usher over, I can let it burn.
And I just hope she notice she the only one I yearn for.
Oh I miss her when will I learn?

Didn't give her all my love, I guess now I got my payback.
Now I'm in the club thinkin all about my baby.


Hey, she was so easy to love. But wait, I guess that love wasn't enough.

I'm goin through it every time that I'm alone.
And now i'm missin, wishin she'd pick up the phone.
But she made a decision that she wanted to move one.
Cuz I was wrong.

And I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

If you ever loved somebody put your hands up.
If you ever loved somebody put your hands up.
And now they're gone and you wish you could give them everything.
I said, if you ever loved somebody put your hands up.
If you ever loved somebody put your hands up.
And now they're gone and you wish you could give them everything.

I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

And I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

"Maybe it's really just a dream, to be with her..." Ndo bergumam.


***

Pagi itu Ndo mengecek Facebooknya dan mendapati semua anak di sekolah lamanya sedang berbicara tentang perpisahan. "Sial, di HS gua boro boro ada perpisahan," Ndo komen di salah satu status. Sekejap semua menawarkan, "Ndo, lo ikut aja, tapi bayar lagi!" "Iya Ndo gua kangen kutil lo!" dan ada yang bilang "Lo kan bisa nembak dia di pantai nanti!"

"Oh, ke pantai," batin Ndo. Tiba tiba terbayang dirinya sedang memakai boxer lalu membawa gitar dan di sebelahnya ada Elle, mereka menatap senja bersama, menunggu matahari yang bergerak turun, diiringi alunan musik yang dimainkannya. Dengan sigap Ndo membalas, "Oke gua ikut."

Ndo bersiap diri, tapi sekarang satu masalahnya. Dia gak punya celana pantai yang keren. Baru saja dia mengacak lemarinya sendiri dan hanya menemukan enam celana. 3 celana panjang jeans (ada yang robek di pantat) dan 2 celana BIRU dan KOTAK KOTAK HIJAU (seragam nya dulu). Ndo berpikir keras, lagi lagi memutar otak. Teringat koleksi boxer ayahnya. Ndo merangkak ke kamar orang tua nya, mengendap endap. Ndo sedang memilih motifnya dan ibunya masuk. Bayangkan, Ndo mangap ke arah ibunya dengan memegang boxer hijau bergambar Patrick (gak tau Patrick? Tanya satpam terdekat) Dan ibunya berkata, "Ngapain kamu?"

Ndo menjelaskan maksudnya dan sang ibu manggut manggut. Ndo pun segera packing, asal pilih baju, masukkan ke koper dan menyiapkan gitarnya untuk dibawa. Lalu, ia terlelap, dengan harapannya bisa menembak Elle di pantai.

***

Ndo berlari ke dalam sekolah, masih untung belum ditinggal bus. Ndo pun duduk setelah lelah berlari. "Eh.. Gitarnya! Gue lupa bawa gitar!" Ndo baru teringat. Gagal sudah rencananya.

Ternyata perpisahan sangatlah seru, apalagi sesi bermain di pantai. Ndo cuma duduk di tepi pantai, melihat Elle dan teman temannya bermain air di laut. Ingin sekali bersamanya, tapi Ndo mengubur nya dalam dalam. Tiba tiba ada yang menawarkan, "MAS, mau banana boat gak?" Ndo cuma diam, "gue dipanggil mas mas?" batinnya. "Eh, berapaan bang?" Ndo sepertinya tertarik. "20 ribu, ayok!" Ndo segera memakai jaket pelampung yg sebenernya gak ada anginnya. Sewaktu ia memakai itu, ia baru tersadar, "aih, gua kan gak bisa berenang!" Tapi Ndo diam, dan cuma bilang, "bang, nanti jangan ceburin saya, ya."

Ndo bersiap, semua menyoraki, Ndo berharap Elle adalah salah satu dr mereka yang menyemangati Ndo, tapi dr ujung matanya Ndo melihat Elle masih asyik bermain. "Tunggu aksi gue."

Mesin perahu dinyalakan, sialnya Ndo cuma naik sendiri. "Sampe tengah ya bang!" Ndo pun meluncur, dari kejauhan Ndo melihat Elle sedang menyaksikannya. Ndo tak bisa berhenti tersenyum. Di tengah lautan dan dengan deburan ombak serta suara mesin perahu, Ndo tak mendengar suara si abang "Dek kalo gak mau jatuh pegangan," tapi Ndo tak mendengar. Si abang juga gak liat si Ndo malah asyik menatap Elle di tepi laut, tak melihat ombak besar dari sisi kanannya, BLASSSH!!!!! Ndo jatuh ke laut.. Dan Ndo bukannya berenang ke tepi malah joget joget di air... Dan si abang gak sadar Ndo udah jatuh sampe teriakan guru yg bilang "Ndo kok gak berenang?" Si abang baru nengok.. beberapa guru udah mencoba berenang ke tengah dibantu si abang yang akhirnya nyebur..

***

Mata Ndo masih tertutup. "Ndo.. Ndo..." semua mengerumuninya.. Ndo cuma berkata.. "Kok asin ya.." Dan di pelupuk matanya ia mendapati Elle, dengan, lagi lagi, tatapan mata kosong.


Akankah Ndo melanjutkan perjuangan Beach Boy sejati? Lalu sebenarnya siapakah yang telah mengambil hati Elle? Apakah tak ada sediktpun rasa Elle utk Ndo? Tunggu part selanjutnya.

Friday, May 20, 2011

never get enough

there are billions people in this world, but no one is same for each other.. kenapa yah? well, we found a lot of people in different characters and talents. gak usah jauh jauh cari tahu, just looking around. hmm.


oke jadi gue punya temen (don't ask me) yang sebenernya sih banyak talent. cuma setelah gue kenal dia, kok gue rasa dia pengen sekali belajar banyak hal, ya? hmm, mungkin people think that "we live once, so we take a lot of chances," pertama gue manggut setuju tapi, gue mulai berpikir lain saat temen gue yg satu ini mulai bertingkah.

yah anggep aja dia jago di bidang A, terus karena pengaruh pergaulan dia coba bidang B. Wahh dan yg bikin salut ternyata dia bisa loh! Gue berdecak kagum dan SETUJU pernyataan di atas. Tapi mungkin karena jadi banyak yang muji dia, dia coba nih bidang C. I think she has to learn more, tapi dia menggembar gemborkan apa yg sebenernya belum dia bisa..

Oke gue pikir, yah namanya anak muda pasti banyak maunya kaya gue :9 cumaaa, gak berhenti di situ. She's looking for another things to do, and, i think, does she really want to be a super power? Actually it's not a mistake. Tapi setelah gue liat liat, she can't focus, jadi dia menelantarkan gitu aja bidang A dan B yang udah dia lakuin. No valuable progress at all.

Okay sebenernya i hate to critic but.. i think, why do we focus on one thing that wastes our time for another things? Oke gue tau ada baiknya mencoba hal baru tapi gini nih manusia, memang suka kelewatan. Karena hal itu kalo dibiarin bisa membuat diri kita gak pernah PUAS.

then we talk about it. Jangan sampe karena kita di doktrin oleh kenyataan hidup cuma sekali, kita jadi ngelakuin segala hal yg sebetulnya sudah melampaui batas kita. Koreksi dulu sebelum kita mau melakukan hal yang baru, remember that segala sesuatu yg kita lakuin ada resikonya. Dan coba kita cari tahu alasan kita lakuin itu? Apa karena emang itu hidden talent kita? Apa kita ngelakuin itu krn ikutan temen atau that's our passion? Karena gini, kalo lo emang mauu banget lakuin itu, gaada acara "musiman" alias, mood lo akan selalu bagus saat melakukan hal itu ;)

Disini gue bukannya mau bilang kalo kita ga boleh coba hal baru, BOLEH kok! tapi,
1. Fokus! Percuma kalian coba hal baru, tapi menelantarkan talent yg lain. Sometimes we can't do more than one project, lho.
2. Cari tau tujuan lo dan resikonya.
3. Do it, tapi ada baiknya gak usah terlalu ngotot utk satu hal, bisa aja ternyata kita punya hal lain yg lebih penting. Jangan seperti menyuruh orang buta utk membaca tanpa huruf braille.

Pernah denger kan cerita seorang monyet yang berusaha mengambil pisang sebanyak banyaknya, ternyata dia gak sengaja menjatuhkan semua yang udah dia ambil. Jadi jangan terpaku pada banyaknya hal yg kita raih, tapi, lihatlah, apakah kita sudah melakukan semuanya dengan baik? Lihat kualitas, bukan kuantitas!


"The more things you bring, the more possibilities they will fall at all."

Sunday, May 8, 2011

She's fussy. She's protective. She loves me. She's giving me birth. SHE'S WONDERFUL AND IRREPLACEABLE. LOVE YA MAMA <3

Saturday, February 5, 2011

part 9

hello readers! oke bagian ini pasti kalian sangat tunggu tunggu :p setelah part 8 oleh William yg semakin absurd, lanjut lah ke part 9 ini. gak terasa udah mau part 10, dan gw sendiri gak tau mau ampe kapan nulis kacau"an kaya gini. WKAKAKAK bodo amat! Anyway sorry recently I have free time to type like this.
-------------------------------

Ndo pun segera menuju toilet. Setengah kaget karena nge liat ada orang yang pingsan gara gara angin yang gak sengaja keluar dari pantat. Ndo masuk ke dalam bilik dan menguncinya.

5 menit kemudian, Ndo gak kuat juga nyium kotorannya sendiri, terus dia keluar dari WC. Ndo melihat sudah banyak orang mengerumuni kelasnya. Bunyi ambulan pun terdengar. Ternyata yang pingsan bukan murid, tapi OB yang lagi ngepel botol minum tumpah. Semua bertanya tanya :"tadi siapa sih yang kentut?" dan Ndo pasang tampang sok cool (tapi malah lebih mirip kuli) cuma menatap prihatin ke arah OB yang digendong ke ambulance. Ndo cuma menghela napas karena murid sekelas ga nyadar bahwa.. masih ada "lele" setengah kilo di celananya.

***

Di kamar sore itu, Ndo merenung di bawah jendela. Sembari suatu hal terlintas di pikirannya : "kayaknya gw selalu nyusahin org lain ya.." dan tiba tiba terdengar suara : "BARU NYADAR SEKARANG??" Ndo semakin miris, "kayaknya gua ga perlu ngejar Elle lagi deh.. Toh gw cuma bisa nyusahin dia doang nantinya.." (ini adalah suatu kebahagiaan bagi Anda yang juga mencintai Elle)

Ndo menyalakan keyboard dan mulai memainkan intro lagu "Heaven Knows", sebuah lagu jadul yang baru belakangan ini dia tau
She’s always on my mind,
from the time I wake up,
’till I close my eyes,
she’s everywhere I go,
she’s all I know
Though she’s so far away,
it just keeps getting stronger, everyday,
and even now she’s gone,
I’m still holdin’ on
So tell me where do I start,
’cause it’s breaking my heart,
don’t wanna let her go
[Chorus]
Maybe my love will come back someday,
only heaven knows
And maybe our hearts will find a way,
only heaven knows
And all I can do is hope and pray,
’cause heaven knows
My friends keep telling me,
that if you really love her,
you’ve gotta set her free,
and if she returns in time,
I’ll know she’s mine
But tell me where do I start,
’cause it’s breaking my heart,
don’t wanna let her go
[Chorus]
[Bridge]
Why I live in despair,
’cause wide awake or dreaming
I know she’s never there
And all the time I act so brave
I’m shakin’ inside,
why does it hurt me so
[Chorus] ~
Heaven knows…
Heaven knows…

Ndo pun berhenti memainkan keyboardnya dan tiba tiba ibunya masuk.
"Makan tuh di bawah. Udah bisa bedain kan mana yang BISA DIMAKAN DAN MANA YANG NGGAK?" keliatannya si ibu masih jengkel karena.. kok bisa bisanya ada orang yang jatuh cinta sampai meneguk cairan pel..?

Ndo pun jadi berpikir,"kenapa saat orang jatuh cinta, orang melakukan yang biasanya mereka gak bisa lakukan? Namun di saat yang sama, mereka jadi tidak bisa melakukan apa yang biasa mereka bisa lakukan." Ndo membiarkan pertanyaannya mengambang.. yah mengambang. Seperti lele yang waktu itu mengambang di jamban. Seperti lele yang berusaha berenang di permukaan. Seperti cairan pel itu. Dan kebodohan Ndo karena mau meneguknya.

***

sore itu Ndo disuruh mamanya ke Indomaret, karena persediaan gula yang menipis. Tidak biasanya Ndo yang mendapat tugas seperti ini, namun apa mau dikata. Ndo berjalan menuju minimarket yang cuma berjarak 150 m dr rumah. Ndo pun sedikit heran sambil melihat ke arlojinya, "tanggal 5 februari" dan sudah banyak coklat yang berjajar di etalase. Awalnya Ndo cuma melihat sekilas, namun karena penasaran, Ndo melihat lihat sejenak. "Enaknya gua beliin Elle ga ya?" dan tiba tiba ada suara "kaya lu punya duit aja". Ndo pun merogoh kantongnya mengeluarkan uang yang tadi diberikan ibunya. "Tapi nyokap gw pasti tau kalo duitnya kepake" Ndo pun memutar otak yang sebenernya sudah sering ia putar putar. "Gw ga mau cari mampus lagi cuma karena cinta" Lalu ia melangkah keluar.

Sepulang perjalanan, Ndo melangkah sambil memandangi hiruk pikuk suasana kota yang masih saja ramai. Saat sudah hampir 10 meter mendekati rumah, Ndo tersadar "LHO?gulanya mana?" Ndo pun teringat, ia meninggalkan gulanya di etalase coklat. Ndo pun melengos sambil berbalik ke minimarket itu. Tiba-tiba, terlintas sesuatu :"TERNYATA CINTA SELAMA INI MEMBUAT GUA LEBIH BEGO..."


Akankan Ibunda Ndo marah lagi? Apakah Ndo akan tetap menyimpan hatinya utk Elle? Apakah Ndo jadi memberi coklat? Tunggu part 10.

Sunday, January 16, 2011

part 7

I'm such a bad blogger! Sorry but school makes me busy. Okay, sekarang pasti pada penasaran kan sama lanjutan cerita Ndo dan Elle. Emang si William udah lanjutin. tapi agak gak jelas. Lihat sendiri.
Jadi kalian coba baca lagi edisi yang ini. Tadinya gue udah iba, gue kasian si Ndo kan udah pindah, masa masih gue lanjutin. Tapi si Willi berkata lain, jadinya gue lanjutin aja. Okelah, ini dia lanjutannya.

------------------------

Berbulan-bulan setelah Ndo memendam rasa pada Elle, dan berbulan-bulan juga Ndo menyimpan cairan pel di perutnya (lihat ini dulu), dan gagalnya moon-walk (mungkin karena efek cairan pel), SAMPAI DETIK INI belum ada tanda tanda cintanya terbalaskan. Ndo frustasi. Sambil menahan ingus yang meler meler terus, dia mencari lagu lagu patah hati di internet. Bingung mau gimana, kutipan lirik lagu lagu tersebut dijadiin status (padahal si Elle gak punya Facebook). Mulai dari lagu lama "Heaven Knows", "I'll be Right Here Waiting For You", sampe lagu Indonesia jadul "Cinta Dalam Hati" nya Ungu, dan sampe sampe lagunya si Bruno Mars yang mirip abang somay di kawasan blok M, "Just The Way You Are" dan "Grenade".
Dan lagi lagi, tidak ada hasil sedikitpun. Ada sih hasilnya, paling dijadiin bahan ketawaan, terutama orang orang yang naksir juga sama Elle pasti lagi teriak teriak dalam hati sampe nahan pipis, "MAMPUS LO KUTIL MAMPUS LO!".

Suatu hari, di siang hari yang gak panas dan gak juga dingin, Ndo merasakan perutnya mulas. Segera ia ke toilet, tapi tidak ada tanda tanda lele yang keluar. Ndo turun ke bawah, menuju mamanya yang sedang menonton TV, sambil nunjuk nunjuk perut. Tanpa rasa keibuan, nyokapnya Ndo cuma mengambil obat oralit dan memberikannya. Ndo pun minum, malah tambah sakit. Tiba-tiba, dia nyusahin orang tua lagi. Dia pingsan.

***

Ndo membuka mata. Dari hawanya sepertinya ia sedang di rumah sakit mahal. Sang suster yang sedang tidak beruntung pagi itu, sedang membuka gorden. Ndo bertanya, "saya kenapa?" Si suster tak menjawab, justru berteriak "BU ANAKNYA UDAH BANGUN TUH!!!" Tiba tiba ibunya Ndo masuk. Bukannya nanya "kamu gak kenapa napa kan, sayang?" (kaya di sinetron keluarga itu lohhh), sang ibu justru berteriak, "MASIH MAU MINUM CAIRAN PEL NGGAK? KURANG KERJAAN BANGET SIH MINUM GITUAN? PERCUMA GUA SEKOLAHIN LU! BUANG BUANG DUIT TAU NGGAK?" Ndo mangap. Ia baru tersadar, beberapa bulan yg lalu dia minum cairan bodoh itu. "Itu kan gara gara.... Elle?" pikir Ndo. Ndo bingung, haruskah ia menyalahkan Elle?

***

Berita malang tentang masuknya Ndo ke rumah sakit merebak luas, termasuk anak anak di sekolahnya dulu. Banyak yang membujuk Elle utk menjenguk Ndo, mulai dr basa basi "kasian tuh, ama lo pasti sembuh dah dia" sampe yang kejam spt ini "dateng lah, kasian dia udah sekarat, barangkali ini saat terakhir". Akhirnya beramai ramai Elle dan teman temannya menjenguk Ndo.

Tentunya Ndo kaget, sekaligus senang. "Kalo gini caranya mending gua masuk rumah sakit mulu dah, at least I could see her face again", batin Ndo. Elle pun cuma diem diem aja. Yang lain seru ngajak ngobrol, dia cuma liat liat. Ndo gak peduli, yang penting bisa ketemu ajaaaaahhhhhhh.

Secara ajaib pula sama seperti ketika Ndo minum cairan pel itu, lima jam setelah Elle pulang, Ndo dipulangkan dr rumah sakit. Dia sehat kembali. Sudah bisa angkat barbel 5,5 kilo (biasa cuma 5 kilo) dan bantu mama ambil air.

Suatu siang, Ndo berhasil membuka account Twitter nya lagi. Karena Elle sering make Twitter, Ndo pun ikutan. Pertama dr cuma nanya kabar satu sama lain, akhirnya Ndo ngajak JALAN!!

Begini ilustrasinya:

Ndo > @elleeeee hey elle, mau jalan gak?
Elle > @ndoganteng kemana yachhh?? --"
Ndo > @elleeeee ke konser N.E.R.D yuk!! gimana? gua bayarin deh
Elle > @ndoganteng N.E.R.D itu siapa??
Ndo > @elleeeee yang di television itu loh.... di iklan.....
Elle > @ndoganteng ohhh gua udh liat kok... bntr ya gw tnya nyokap

YES! Ndo girang sekaliiiiiiiiiiiiiiii. Akhirnya bisa ngajak dia jalan.

Sepuluh menit kemudian elle menjawab

@ndoganteng sorry yach,,, gw gk boleh nntn..

Ndo membalas dgn agak sedih (tp pura" gapapa)

@elleeeee gpp kok... lain kali juga bisa :)) emgnya knp ga boleh?


Lalu.. Elle menjawab

@ndoganteng klw sama lw nntn konsernya,,, gw ga boleh...


NDO MANGAP. "Jadi... karena gua yang ngajak jadi ga boleh? CHICKEN NUGGET!!!!" Ndo berdiri sambil membanting keyboard.


Akankah Ndo frustasi lagi dan lagi? Apakah ada jalan lain utk berkencan dgn Elle? Tunggu post berikutnya!

Monday, December 6, 2010

reason for comparison

Perbandingan? Apa itu?
Bukan, ini bukan ttg pelajaran matematika yaa. Lupakan hal itu"sejenak".

Ok, jd siapa sih yang gak kenal dgn perbandingan? Mungkin karena banyak hal di hidup ini yang (memang) banyak yang gak sama, orang akan mempunyai yang namanya "preference" atau kecenderungan terhadap sesuatu yg menurut dia OKE.

Well, gak salah sih. Misalkan emg kita bandingin apa yang bagus dan buruk itu wajar, karena kita pasti mau yang terbaik. Tapi gimana rasanya kalo kita jadi bahan perbandingan?

Kalian pasti pernah dibandingin sama orang yang dianggap "lebih" dari kalian. Dan ya, including me, pasti timbul perasaan - perasaan berikut : sedih (pasti), gak dihargai, ngerasa gak guna (lebay), dan yang paling parah kehilangan jati dirinya.

Padahal, bisa aja loh maksud orang yang banding bandingin kita (mis: ortu) sama orang lain sebetulnya gak pengen kalian punya perasaan kayak gitu. Mereka pasti mau kita termotivasi dan terdorong utk menjadi seseorang yang mereka anggap lebih baik dari kita. Contoh, lo adalah orang yang males, dan selalu dibandingin ma temen lo yg rajin. Ya jelas aja, ortu lo pasti juga begah liat anaknya sendiri cuma menggeliat di kasur sementara anak yang lain belajar. Well, di sisi ini, kita pati terlihat sebagai yg salah kan?

Oke, beberapa penyebab yang membuat kita menjadi bahan perbandingan bisa aja dari kesalahan kita, dengan kata lain, "kita yang aneh daripada mereka." Tapi, kalo perbandingan menyangkut "something that you can never change" kayak fisik dan hal permanen lainnya, gimana? justru itu nimbulin sakit hati.

Well, pasti kalian pernah dibandingin, kalo si A lebih ganteng dari lo, atau yg bisa bikin lo sumringah, si C lebih ancur dari lo, dkk dst dsb. Sebenernya, kalo ngomongin fisik itu ga ada abisnya. Cakep itu relatif, artinya gini : yang lo bilang cakep belum tentu buat gw cakep.

Dan gimana kalo ttg kekurangan fisik kalian? Misalnya, lo nulis pake tangan kiri, it's okay dong! Berbahagialah kau yang kidal, dulu waktu gw SD banyak bgt yg berusaha nulis pake tangan kiri dan semuanya GAGAL! Dan kalo misalkan lo *ups* kekurangan alat tubuh, well, terimalah diri lo apa adanya. Orang yang membandingkan lo dengan orang normal udah jelas GILA, ya iyalah!
Orang itu udah bawaan lahir, gimana bisa diubah?

Satu lagi, berdasarkan riset gue, akhirnya gue menemukan fakta-fakta di bawah ini :

1. Selain utk memberi kita motivasi, orang yang banding bandingin kita bisa punya maksud jahat, lho! Bisa aja dia punya niat utk nurunin motivasi kita! Jadi resapi deh kata kata org yang lagi bandingin lo pada, lihat dari segimana dia bandingin lo, rasional apa nggak, dan mengandung unsur ejekan atau nggak.

2. Misalkan lo dibandingin sama orang yang hebat main alat musik sedangkan lo masi cupuu. Pasti lo jadi pengen jadi dia kan? At least, sadar atau nggak, lo bisa aja mjd semakin down atau semakin terpacu. Tapi sadar gak, orang yang lo lihat lebih hebat dari lo itu juga manusia. Percaya deh sama gw, dia juga pasti dibandingin sama org lain karena di atas langit selalu ada langit! Jadi utk apa lo iri sama org yang ternyataaa belum sempurna dan belum merasa cukup dgn dirinya?

3. Orang tua yang bandingin lo pasti mau lo termotivasi lebih baik, sepedes apapun kata katanya, tapi dibalik kepedasan itu tersimpan pesan dan harapan ortu supaya lo bisa kaya "mereka" yang menurut ortu lo lebih hebat.

4. Remaja paling gak suka dibanding bandingin. Satu, mereka masih labil, dan malah bisa jadi down. tapi ada juga yang semakin maju. Nah, gimana lo? ternyataaa eh ternyata, berbicara dgn remaja cuma perlu "olahan" kata yang baik. Jadi, hati hati ya kalo mau bandingin temen! :P

5. Tuhan sudah memberi porsi yang pas. Kembali ke no 1, kalo lo cupu main alat musik eh ternyata lo jago nyanyi, dan dia? Suaranya masih lebih bagus bajaj. Nah kalo lo gabisa dua duanya? NASIB. wkwk. Sorry sorry, tapi bener deh, mungkin ada kelebihan lo yang lain, hingga ntar ada ortu lain yang bilang ke anaknya sambil nunjuk nunjuk elo, "tuh, mami bilang kamu bisa gak kaya dia?"

God Bless :)