cerita agak aneh pas gua makan sama cici gua and temen cici gua siang tadi di salah satu resto di daerah Jakarta. Resto ini jual ice cream ala Italia gitu dan makanan lainnya, dan cici gua pernah makan di cabang yang lain dan udah yakin ni resto enak. Tapi, mungkin tidak untuk kali ini.
Kita cari tempat duduk. Udah nyium hawa hawa aneh sebenernya. Tapi gak enak kalo minta pindah. Tiba tiba ada encim encim berjilbab gitu megang tangan gua. Gua kaget karena ngga liat dia pas masuk, gua asal nyelonong aja gitu, dia lagi duduk dan gua lagi lewatin dia.
"mau makan ya, dek?" dia nanya gua. gua cuma jawab "iya," sambil mesem mesem. hampir aja gua mau bilang, "nggak, mau beternak hamster di sini. bisa?"
akhirnya gue duduk. nih tempat duduk yang pilih temen cici gua jadi gua ikut aja, dan itu deket banget sama encim tadi. tiba tiba dia berdiri dan nanya ke kita,
"udah pernah makan di sini belom?" dia tanya.
"eh.. belom," temen cici gua jawab singkat. emang sebelumnya gak pernah ke situ, cuma ke cabang yang lain.
"oh.. KOK BERANI DATENG KE SINI?"
JLEB. AIH. Tiba tiba di kepala gua malah timbul pikiran, "apakah dia adalah salah satu pencuci otak?" atau "apa gua gak bisa pulang lagi setelah ke sini?" gua sedikit melotot ke encim itu.
mungkin karena kaget juga gua melotot kayak gitu dia cepat cepat menambahkan, "oh iya loh di sini murah murah makanannya," dia langsung ambil buku menuh dan meletakkannya di depan gua. "Nih mie gorengnya saya diskon dari 20.000 jadi 10.000, tom yam soup nya juga, dari 40.000 jadi 20.000 aja, tapi gak bisa nawar lagi, udangnya lagi mahal, ini pake udang loh!" gua ngedumel dalem hati, "curhat lagi, lo! gua tau tom yam ada udang.."
terus dia malah promosi, "saya ini guru mandarin, &*%#&O&@O*&#^@ (dia ngerocos ngomong mandarin yang gua ga nangkep sama sekali. tapi kata cici gua dia bilang "Ni Hao" bla bla) gua cuma bengong. terus dia bilang, "saya lagi promo buat study tour ke China. GRATIS, GAK USAH BAYAR apa apa lagi, tapi bayar sendiri pesawatnya LIMA JUTA."
gue diem, semua hening. terus dia lanjut, "kalian sekolah di mana?" cici gua jawab, "itu di *^&(%&% (sensor).." terus dia bilang, "oh iya, semuanya sekolah di sana?" supaya cepet dijawab aja "iya.."
akhirnya dia ngerocos dikit terus dia balik duduk. Kita pesen makanan. Gua galau mau pesen apa, gua malah pengen Magnum tapi gak mungkin jual, akhirnya cici gua pesenin Chocolate Banana Split. Dia sama temennya pesen apa gitu, gua lupa namanya. Yang jelas gak penting.
Beberapa menit pesenan dateng. Gua makin gak niat makan. Beneran. Gua coba makan dikit dikit. Swt, coklatnya pahit amat.. Gua mau buang takut dibakar ama encim tadi. Gua tahan tahanin. Cici gua bilang "kok cepet amat ya mencairnya, gini mah gua makan aer.." akhirnya kita ngobrol. Eh si encim berdiri lagi terus bilang "kalian bisa dengar SAYA PUNYA OMONGAN dengan mereka?" wow dialeknya china indonesia sekali. dia nunjuk sepasang suami istri terus bilang "mereka orang tua murid yang nanti anaknya ikut ke china, gimana kalian mau ikut tidak?" terus dia promosi lagi.. gua diem aja. daripada gua emosi repot ntar.
Akhirnya dia duduk. Terus ada seorang anak SMA atau SMP gitu masuk, kayaknya itu cucu si encim tadi. Dia duduk. Makan.
Akhirnya udah selesai makan ice cream biadab, meski toppingnya pahit abis. Kita berdiri mau bayar. Gua denger si anak lagi makan kayak bubur gitu terus bilang "ih mama, aku gak mau makan ini, banyak BINATANG nya!" mamanya cuma jawab "MAKAN AJA NAPA!" gua ngelirik ke mangkok dia. kayak ada semut semut gitu. GILA anaknya sendiri dimakanin begituan, gimana orang lain?
pas gua mau jalan keluar, si encim megang tangan gua lagi *genit ya?* terus bilang "xie xie...&*#$(& (gaktau bilang apa lagi)" gua cuma bilang "iya iya.." sambil mesem karena gua gak ngerti balesnya gimana..
gua langsung keluar. gua nyesel kenapa gak beli magnum aja drtd, lebih BERMUTU. gak bakal gua makan lagi di situ. GROARRRRRRRR
kata orang harga membayar kualitas? kali ini NGGAK SAMA SEKALI
from the time I wake up,
’till I close my eyes,
she’s everywhere I go,
she’s all I know
Though she’s so far away,
it just keeps getting stronger, everyday,
and even now she’s gone,
I’m still holdin’ on
So tell me where do I start,
’cause it’s breaking my heart,
don’t wanna let her go
[Chorus]
Maybe my love will come back someday,
only heaven knows
And maybe our hearts will find a way,
only heaven knows
And all I can do is hope and pray,
’cause heaven knows
My friends keep telling me,
that if you really love her,
you’ve gotta set her free,
and if she returns in time,
I’ll know she’s mine
But tell me where do I start,
’cause it’s breaking my heart,
don’t wanna let her go
[Chorus]
[Bridge]
Why I live in despair,
’cause wide awake or dreaming
I know she’s never there
And all the time I act so brave
I’m shakin’ inside,
why does it hurt me so
[Chorus] ~
Heaven knows…
Heaven knows…
Ndo pun berhenti memainkan keyboardnya dan tiba tiba ibunya masuk.
"Makan tuh di bawah. Udah bisa bedain kan mana yang BISA DIMAKAN DAN MANA YANG NGGAK?" keliatannya si ibu masih jengkel karena.. kok bisa bisanya ada orang yang jatuh cinta sampai meneguk cairan pel..?
Ndo pun jadi berpikir,"kenapa saat orang jatuh cinta, orang melakukan yang biasanya mereka gak bisa lakukan? Namun di saat yang sama, mereka jadi tidak bisa melakukan apa yang biasa mereka bisa lakukan." Ndo membiarkan pertanyaannya mengambang.. yah mengambang. Seperti lele yang waktu itu mengambang di jamban. Seperti lele yang berusaha berenang di permukaan. Seperti cairan pel itu. Dan kebodohan Ndo karena mau meneguknya.
