BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Saturday, May 28, 2011

harga tidak membayar kualitas. kali ini.

cerita agak aneh pas gua makan sama cici gua and temen cici gua siang tadi di salah satu resto di daerah Jakarta. Resto ini jual ice cream ala Italia gitu dan makanan lainnya, dan cici gua pernah makan di cabang yang lain dan udah yakin ni resto enak. Tapi, mungkin tidak untuk kali ini.

Kita cari tempat duduk. Udah nyium hawa hawa aneh sebenernya. Tapi gak enak kalo minta pindah. Tiba tiba ada encim encim berjilbab gitu megang tangan gua. Gua kaget karena ngga liat dia pas masuk, gua asal nyelonong aja gitu, dia lagi duduk dan gua lagi lewatin dia.

"mau makan ya, dek?" dia nanya gua. gua cuma jawab "iya," sambil mesem mesem. hampir aja gua mau bilang, "nggak, mau beternak hamster di sini. bisa?"

akhirnya gue duduk. nih tempat duduk yang pilih temen cici gua jadi gua ikut aja, dan itu deket banget sama encim tadi. tiba tiba dia berdiri dan nanya ke kita,

"udah pernah makan di sini belom?" dia tanya.
"eh.. belom," temen cici gua jawab singkat. emang sebelumnya gak pernah ke situ, cuma ke cabang yang lain.
"oh.. KOK BERANI DATENG KE SINI?"

JLEB. AIH. Tiba tiba di kepala gua malah timbul pikiran, "apakah dia adalah salah satu pencuci otak?" atau "apa gua gak bisa pulang lagi setelah ke sini?" gua sedikit melotot ke encim itu.

mungkin karena kaget juga gua melotot kayak gitu dia cepat cepat menambahkan, "oh iya loh di sini murah murah makanannya," dia langsung ambil buku menuh dan meletakkannya di depan gua. "Nih mie gorengnya saya diskon dari 20.000 jadi 10.000, tom yam soup nya juga, dari 40.000 jadi 20.000 aja, tapi gak bisa nawar lagi, udangnya lagi mahal, ini pake udang loh!" gua ngedumel dalem hati, "curhat lagi, lo! gua tau tom yam ada udang.."

terus dia malah promosi, "saya ini guru mandarin, &*%#&O&@O*&#^@ (dia ngerocos ngomong mandarin yang gua ga nangkep sama sekali. tapi kata cici gua dia bilang "Ni Hao" bla bla) gua cuma bengong. terus dia bilang, "saya lagi promo buat study tour ke China. GRATIS, GAK USAH BAYAR apa apa lagi, tapi bayar sendiri pesawatnya LIMA JUTA."

gue diem, semua hening. terus dia lanjut, "kalian sekolah di mana?" cici gua jawab, "itu di *^&(%&% (sensor).." terus dia bilang, "oh iya, semuanya sekolah di sana?" supaya cepet dijawab aja "iya.."

akhirnya dia ngerocos dikit terus dia balik duduk. Kita pesen makanan. Gua galau mau pesen apa, gua malah pengen Magnum tapi gak mungkin jual, akhirnya cici gua pesenin Chocolate Banana Split. Dia sama temennya pesen apa gitu, gua lupa namanya. Yang jelas gak penting.

Beberapa menit pesenan dateng. Gua makin gak niat makan. Beneran. Gua coba makan dikit dikit. Swt, coklatnya pahit amat.. Gua mau buang takut dibakar ama encim tadi. Gua tahan tahanin. Cici gua bilang "kok cepet amat ya mencairnya, gini mah gua makan aer.." akhirnya kita ngobrol. Eh si encim berdiri lagi terus bilang "kalian bisa dengar SAYA PUNYA OMONGAN dengan mereka?" wow dialeknya china indonesia sekali. dia nunjuk sepasang suami istri terus bilang "mereka orang tua murid yang nanti anaknya ikut ke china, gimana kalian mau ikut tidak?" terus dia promosi lagi.. gua diem aja. daripada gua emosi repot ntar.


Akhirnya dia duduk. Terus ada seorang anak SMA atau SMP gitu masuk, kayaknya itu cucu si encim tadi. Dia duduk. Makan.
Akhirnya udah selesai makan ice cream biadab, meski toppingnya pahit abis. Kita berdiri mau bayar. Gua denger si anak lagi makan kayak bubur gitu terus bilang "ih mama, aku gak mau makan ini, banyak BINATANG nya!" mamanya cuma jawab "MAKAN AJA NAPA!" gua ngelirik ke mangkok dia. kayak ada semut semut gitu. GILA anaknya sendiri dimakanin begituan, gimana orang lain?
pas gua mau jalan keluar, si encim megang tangan gua lagi *genit ya?* terus bilang "xie xie...&*#$(& (gaktau bilang apa lagi)" gua cuma bilang "iya iya.." sambil mesem karena gua gak ngerti balesnya gimana..
gua langsung keluar. gua nyesel kenapa gak beli magnum aja drtd, lebih BERMUTU. gak bakal gua makan lagi di situ. GROARRRRRRRR

kata orang harga membayar kualitas? kali ini NGGAK SAMA SEKALI

Sunday, May 22, 2011

part 10

HEEEELLLOOOO!
back to this part, and even this is my favorite topic! Ndo-Elle Story ;) Setelah part 9 yg harusnya dilanjutin rekan gua, William, yg kedengarannya sedang sibuk. Theeen i'll write the part 10! yeah, i was thinking bunch of ideas about it ;)

then here we go...

***

Semenjak Ndo memutuskan utk pindah dari sekolah lamanya, meninggalkan Elle yang sampai saat ini belum memberi lampu hijau, Ndo bahkan sudah lulus dari home-schooling yang ia ambil tanpa pikir panjang..

Ndo pun gak pernah liat Elle dalam waktu yg cukup lama, mau liat foto mungkin bisa, tapi pasti tak terlalu banyak mengobati rindunya. Ditambah balada hilangnya handphone di mobil antar jemput membuat dia benar benar kehilangan akal untuk menghubungi Elle. "Dan kayaknya sms gue juga gak mungkin dibales.." ucap Ndo miris.

Sampai lebih dr setengah tahun gak pernah see her face officially, akhirnya pas Ndo iseng iseng main ke sekolah lamanya (diiringi 2 jenis "sambutan" 1. "Ndoo, apa kabar lo?" *dengan mata berbinar* 2. "Masih berani dateng ke sini, lo?" *dengan mata sinis*) Bahkan ada yang rela menyambut Ndo dengan, uh, sedikit memalukan. Ceritanya kawan lama Ndo, sebut saja Will yang lari dari kantin dan melihat sosok Ndo dr kejauhan langsung teriak teriak "Ndo! Ndo! Ndo!" *dan gak lihat lantai lagi di pel* tiba tiba... GUBRAK! dia jatuh dr lantai. Tengkurep. Semua hening.

Ndo cuma menjawab singkat pertanyaan yang berulang ulang terdengar "apa kabar lo?" "kutil lo gimana?" dan lain lain... tapi mata Ndo tetap mencari sosok yang sudah lama tak ia temui.. Dan yaaaaa. ketika Ndo dan teman temannya sedang duduk di dekat halaman sekolah, Elle melintas dari kantin, bersama teman-temannya, seakan akan dia bersinar sekali hari itu, Ndo memanggil dalam hati, tapi Elle pun tak sadar ada sepasang mata yg membahayakannya *ups*. Ndo tercengang. Teman teman Ndo berteriak, "Elle woy Elle! Nih ada Ndo!! Woi liat woy kesini!" Persetan tapi, Elle tak menoleh sama sekali. Ndo meringis.

***

Malam itu Ndo sedang mencoba bermain gitar barunya sambil browsing lagu yang mungkin bagus. Lalu dia menemukan sebuah lagu yang, ah, sangat nge beat tapi pas dengan hatinya.



I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

I was at the top and I was like I’m at the basement.
Number one spot and now she found her a replacement.
I swear now I can't take it, knowing somebody's got my baby.
And now you ain't around, baby I can't think.
Shoulda put it down. Shoulda got that ring.
Cuz I can still feel it in the air.
See her pretty face run my fingers through her hair.

My lover, my life. My shorty, my wife.
She left me, I'm tied.
Cuz I knew that it just ain't right.

I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

When I be ridin man I swear I see her face at every turn.
Tryin to get my usher over, I can let it burn.
And I just hope she notice she the only one I yearn for.
Oh I miss her when will I learn?

Didn't give her all my love, I guess now I got my payback.
Now I'm in the club thinkin all about my baby.


Hey, she was so easy to love. But wait, I guess that love wasn't enough.

I'm goin through it every time that I'm alone.
And now i'm missin, wishin she'd pick up the phone.
But she made a decision that she wanted to move one.
Cuz I was wrong.

And I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

If you ever loved somebody put your hands up.
If you ever loved somebody put your hands up.
And now they're gone and you wish you could give them everything.
I said, if you ever loved somebody put your hands up.
If you ever loved somebody put your hands up.
And now they're gone and you wish you could give them everything.

I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

And I was thinkin about her, thinkin about me.
Thinkin about us, what we gonna be?
Open my eyes, yeah; it was only just a dream.
So I travel back, down that road.
Who she come back? No one knows.
I realize, yeah, it was only just a dream.

"Maybe it's really just a dream, to be with her..." Ndo bergumam.


***

Pagi itu Ndo mengecek Facebooknya dan mendapati semua anak di sekolah lamanya sedang berbicara tentang perpisahan. "Sial, di HS gua boro boro ada perpisahan," Ndo komen di salah satu status. Sekejap semua menawarkan, "Ndo, lo ikut aja, tapi bayar lagi!" "Iya Ndo gua kangen kutil lo!" dan ada yang bilang "Lo kan bisa nembak dia di pantai nanti!"

"Oh, ke pantai," batin Ndo. Tiba tiba terbayang dirinya sedang memakai boxer lalu membawa gitar dan di sebelahnya ada Elle, mereka menatap senja bersama, menunggu matahari yang bergerak turun, diiringi alunan musik yang dimainkannya. Dengan sigap Ndo membalas, "Oke gua ikut."

Ndo bersiap diri, tapi sekarang satu masalahnya. Dia gak punya celana pantai yang keren. Baru saja dia mengacak lemarinya sendiri dan hanya menemukan enam celana. 3 celana panjang jeans (ada yang robek di pantat) dan 2 celana BIRU dan KOTAK KOTAK HIJAU (seragam nya dulu). Ndo berpikir keras, lagi lagi memutar otak. Teringat koleksi boxer ayahnya. Ndo merangkak ke kamar orang tua nya, mengendap endap. Ndo sedang memilih motifnya dan ibunya masuk. Bayangkan, Ndo mangap ke arah ibunya dengan memegang boxer hijau bergambar Patrick (gak tau Patrick? Tanya satpam terdekat) Dan ibunya berkata, "Ngapain kamu?"

Ndo menjelaskan maksudnya dan sang ibu manggut manggut. Ndo pun segera packing, asal pilih baju, masukkan ke koper dan menyiapkan gitarnya untuk dibawa. Lalu, ia terlelap, dengan harapannya bisa menembak Elle di pantai.

***

Ndo berlari ke dalam sekolah, masih untung belum ditinggal bus. Ndo pun duduk setelah lelah berlari. "Eh.. Gitarnya! Gue lupa bawa gitar!" Ndo baru teringat. Gagal sudah rencananya.

Ternyata perpisahan sangatlah seru, apalagi sesi bermain di pantai. Ndo cuma duduk di tepi pantai, melihat Elle dan teman temannya bermain air di laut. Ingin sekali bersamanya, tapi Ndo mengubur nya dalam dalam. Tiba tiba ada yang menawarkan, "MAS, mau banana boat gak?" Ndo cuma diam, "gue dipanggil mas mas?" batinnya. "Eh, berapaan bang?" Ndo sepertinya tertarik. "20 ribu, ayok!" Ndo segera memakai jaket pelampung yg sebenernya gak ada anginnya. Sewaktu ia memakai itu, ia baru tersadar, "aih, gua kan gak bisa berenang!" Tapi Ndo diam, dan cuma bilang, "bang, nanti jangan ceburin saya, ya."

Ndo bersiap, semua menyoraki, Ndo berharap Elle adalah salah satu dr mereka yang menyemangati Ndo, tapi dr ujung matanya Ndo melihat Elle masih asyik bermain. "Tunggu aksi gue."

Mesin perahu dinyalakan, sialnya Ndo cuma naik sendiri. "Sampe tengah ya bang!" Ndo pun meluncur, dari kejauhan Ndo melihat Elle sedang menyaksikannya. Ndo tak bisa berhenti tersenyum. Di tengah lautan dan dengan deburan ombak serta suara mesin perahu, Ndo tak mendengar suara si abang "Dek kalo gak mau jatuh pegangan," tapi Ndo tak mendengar. Si abang juga gak liat si Ndo malah asyik menatap Elle di tepi laut, tak melihat ombak besar dari sisi kanannya, BLASSSH!!!!! Ndo jatuh ke laut.. Dan Ndo bukannya berenang ke tepi malah joget joget di air... Dan si abang gak sadar Ndo udah jatuh sampe teriakan guru yg bilang "Ndo kok gak berenang?" Si abang baru nengok.. beberapa guru udah mencoba berenang ke tengah dibantu si abang yang akhirnya nyebur..

***

Mata Ndo masih tertutup. "Ndo.. Ndo..." semua mengerumuninya.. Ndo cuma berkata.. "Kok asin ya.." Dan di pelupuk matanya ia mendapati Elle, dengan, lagi lagi, tatapan mata kosong.


Akankah Ndo melanjutkan perjuangan Beach Boy sejati? Lalu sebenarnya siapakah yang telah mengambil hati Elle? Apakah tak ada sediktpun rasa Elle utk Ndo? Tunggu part selanjutnya.

Friday, May 20, 2011

never get enough

there are billions people in this world, but no one is same for each other.. kenapa yah? well, we found a lot of people in different characters and talents. gak usah jauh jauh cari tahu, just looking around. hmm.


oke jadi gue punya temen (don't ask me) yang sebenernya sih banyak talent. cuma setelah gue kenal dia, kok gue rasa dia pengen sekali belajar banyak hal, ya? hmm, mungkin people think that "we live once, so we take a lot of chances," pertama gue manggut setuju tapi, gue mulai berpikir lain saat temen gue yg satu ini mulai bertingkah.

yah anggep aja dia jago di bidang A, terus karena pengaruh pergaulan dia coba bidang B. Wahh dan yg bikin salut ternyata dia bisa loh! Gue berdecak kagum dan SETUJU pernyataan di atas. Tapi mungkin karena jadi banyak yang muji dia, dia coba nih bidang C. I think she has to learn more, tapi dia menggembar gemborkan apa yg sebenernya belum dia bisa..

Oke gue pikir, yah namanya anak muda pasti banyak maunya kaya gue :9 cumaaa, gak berhenti di situ. She's looking for another things to do, and, i think, does she really want to be a super power? Actually it's not a mistake. Tapi setelah gue liat liat, she can't focus, jadi dia menelantarkan gitu aja bidang A dan B yang udah dia lakuin. No valuable progress at all.

Okay sebenernya i hate to critic but.. i think, why do we focus on one thing that wastes our time for another things? Oke gue tau ada baiknya mencoba hal baru tapi gini nih manusia, memang suka kelewatan. Karena hal itu kalo dibiarin bisa membuat diri kita gak pernah PUAS.

then we talk about it. Jangan sampe karena kita di doktrin oleh kenyataan hidup cuma sekali, kita jadi ngelakuin segala hal yg sebetulnya sudah melampaui batas kita. Koreksi dulu sebelum kita mau melakukan hal yang baru, remember that segala sesuatu yg kita lakuin ada resikonya. Dan coba kita cari tahu alasan kita lakuin itu? Apa karena emang itu hidden talent kita? Apa kita ngelakuin itu krn ikutan temen atau that's our passion? Karena gini, kalo lo emang mauu banget lakuin itu, gaada acara "musiman" alias, mood lo akan selalu bagus saat melakukan hal itu ;)

Disini gue bukannya mau bilang kalo kita ga boleh coba hal baru, BOLEH kok! tapi,
1. Fokus! Percuma kalian coba hal baru, tapi menelantarkan talent yg lain. Sometimes we can't do more than one project, lho.
2. Cari tau tujuan lo dan resikonya.
3. Do it, tapi ada baiknya gak usah terlalu ngotot utk satu hal, bisa aja ternyata kita punya hal lain yg lebih penting. Jangan seperti menyuruh orang buta utk membaca tanpa huruf braille.

Pernah denger kan cerita seorang monyet yang berusaha mengambil pisang sebanyak banyaknya, ternyata dia gak sengaja menjatuhkan semua yang udah dia ambil. Jadi jangan terpaku pada banyaknya hal yg kita raih, tapi, lihatlah, apakah kita sudah melakukan semuanya dengan baik? Lihat kualitas, bukan kuantitas!


"The more things you bring, the more possibilities they will fall at all."

Sunday, May 8, 2011

She's fussy. She's protective. She loves me. She's giving me birth. SHE'S WONDERFUL AND IRREPLACEABLE. LOVE YA MAMA <3